Oleh: Admin_BW | 30 Desember 2008

Selamat buat Angkatan ke-21 “Gemuruh Halilintar”

Angkatan Gemuruh Halilintar

Hello Genk!!?? :)

Inilah 18 anggota Bhuanawarman yang telah dilantik pada tanggal 24-27 Desember 2008 kemarin. Angkatan ke-21 Gemuruh Halilintar.

Semoga kehadiran anggota baru ini akan membawa PPA Bhuanawarman menuju ke arah yang lebih baik, semakin maju dan berprestasi.

Inilah awal dari kehidupan kalian yang baru, jangan berhenti sampai disini saja. Kalian harus bisa membuktikan mental tangguh kalian yang telah ditempa sehingga membuat kalian sebagai orang-orang yang kuat, tidak cengeng dan mandiri. Buktikan dengan semangat yang tak pernah padam, bahwa kalian akan selalu giat berlatih di Bhuanawarman dan terus menimba ilmu sampai kapan pun. Mulai sekarang tanyakan pada diri kalian :

“Apa yang bisa saya berikan untuk Bhuanawarman?”

Salam Bhuanawarman,

Oleh: Admin_BW | 3 Desember 2008

Pendidikan Dasar Bhuanawarman 2008

Pendidikan Dasar Bhuanawarman akan dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 27 Desember 2008.

Diharapkan buat akang2 dan eceu2 senior ikut berpartisipasi untuk membimbing para calon anggota Bhuanawarman.

Hatur Nuhun.

BHUANAWARMAN!!!

Oleh: Admin_BW | 3 Desember 2008

Polling Pengembaraan BW 2008

Biar jadi masukan ka Pengurus Bhuanawarman periode ayeuna.

Penulis : Ganezh
Penerbit
: Andi
Halaman
: 298

“Gua akan terus berjalan dan lo masih tertarik, lo pasti akan senang mendengar cerita-cerita gwa. Karena gwa sering cerita orang-orang akan merasa akrab dan bila tiba saatnya gwa mati gantian orang-orang yang akan cerita tentang gwa” (Norman Edwin)

Itulah kata pembuka di buku biografinya Norman Edwin yang dikarang oleh Ganezh dan diterbitkan oleh Penerbit Andi.

Buku yang menceritakan kisah hidup seorang pendaki handal, bertalenta dan multidimensi yang pernah di miliki bangsa Indonesia, Norman Edwin yang dikenal tidak hanya sebagai pendaki gunung saja sekaligus sebagai caver ulung, rafter, skipper handal dan berbagai skill-skill petualangan lainya ia miliki.Juga cerita mengenai petualangannya untuk menjadi Seven Summiters yang pertama di Asia Tenggara.Namun, tragis, Sang beruang gunung itu harus tewas dipelukan Devil Winds di Mt.Aconcagua, Amerika Selatan -Ekspedisi ini adalah ekspedisi kelima dari tujuh rangkaian pendakian puncak-puncak tertinggi ditiap benua- pada ketinggian 6.700 mdpl bersama rekannya Didiek.

Banyak istilah-istilah climbing maupun teknik hidup di alam bebas yang menarik buat saya yang menjadikannya sebagai sebuah wawasan baru dan segar.Juga sejarah tentang gunung-gunung yang menjadi tujuan ekspedidi Norman dkk.Secara keseluruhan kisah hidup dan petualangan yang dikisahkan penulis pada buku ini sangat menarik dan ngga ngebosenin, alur penceritaan yang disajikan mengingatkan saya dengan novel Into Thin Air – nya John Krakauer – Kisah Tragis Pendakian Everest.
Membaca buku ini seakan-akan kita berada pada masa itu, sosok Norman Edwin pun menjadi terasa lebih dekat dan “ada”.
Two Thumbs up!!!

Dengan terbitnya buku ini semoga akan lebih memicu para petualang-petualang nusantara kita untuk mendokumentasikan setiap perjalanan dan ilmu mereka kedalam media tulisan.

Oleh: Admin_BW | 3 Desember 2008

Mountain Climbing for Everybody

Judul : Mountain Climbing for Everybody
Penulis : Harley Bayu Sastha
Penerbit : Hikmah, Jakarta Selatan
Kata Pengantar : Herman O. Lantang
Tebal : 302 hal
Cetakan : I, 2006
Harga : Rp 49.500,-

Setelah sebelumnya literatur tentang petualangan alam bebas di Indonesia khususnya pendakian gunung disegarkan dengan terbitnya buku “Panduan Teknis Pendakian Gunung” karya Pendaki sekaligus moderator Highcamp The Adventure, Hendri Agustin, kini satu lagi buku seri pendakian gunung karya pendaki Indonesia terbit. Harley B. Sastha, pendaki gunung dan pengurus FMI (Federasi Mountaineering Indonesia) menerbitkan buku ber-genre petualangan alam bebas (Pendakian gunung).

Menurut saya buku ini bisa disebut pelengkap (saling melengkapi) dari buku yang diterbitkan oleh Hendri Agustin, dimana buku karya bang Hendri lebih fokus kepada teknik-teknik selama berkegiatan dan buku karya bang Harley sebagai panduan prosedur sebelum berkegiatan di alam bebas.

Dalam buku setebal 302 halaman ini penulis memaparkan tentang prosedur pendakian juga cerita-cerita perjalanannya selama mendaki.Penulis hanya memaparkan 9 gunung yang ada di Jawa Barat, diantaranya :

1. G.Gede
2. G.Pangrango
3. G.Ciremai
4. G.Salak
5. G.Cikuray
6. G.Papandayan
7. G.Guntur
8. G.Burangrang
9. G.Halimun

Rencananya penulis juga akan menerbitkan seri-seri pendakian berikutnya disesuaikan dengan daerah-daerah di Indonesia. Buat para petualang khususnya para pendaki, buku ini bisa dijadikan sebagai panduan pre-kegiatan pendakian, ada juga tips-tips perjalanan, info trayek perjalanan yang cukup lengkap, fakta-fakta menarik dan galeri foto.

Kategori